Penantian....
Kata yang sudah ga' asing lagi buat aku. Penantian yang panjang untuk menunggu sesuatu yang tidak pasti. Tak ada sedikitpun celah untuk memberikan cahaya masuk. Semua gelap, tak tahu apa yang mau diperbuat. Ku rasa sudah cukup lama ku menanti, sudah pecah semua kesabaranku, sudah hilang semangatku untuk sabar menanti. Kini ku telah melupakan semuanya. Mulai detik ini, semua berjalan apa adanya. Mencari sesuatu yang lebih baik dan lebih jelas adanya. Kenangan biarlah menjadi kenangan, memori harian masa lalu pengisi ruang-ruang yang kosong. Kini ku hadir dalam versi terbaruku. Tanpa harus melihat memori itu. Tanpa harus mengenang dan membahas kisah-kisah lama itu. Perjalanan ku masih panjang. Bukan karena dia ku harus terpaku berdiam hingga kesepian yang selalu menemaniku. Semoga menjadi cerita menarik untuk waktu yang akan datang.
Kini ku fokuskan pikiran ini kepada apa yang sudah menjadi kenyataan dalam hidup ini. mencari sesuatu yang lebih nyata dan yang mampu menepis kesepian ini. mengejar cita-cita dan impian yang lainnya. Berharap si gadis tegar yang pernah kukenal sebagai pengisi ruang-ruang kosong ini. ingin menjadi bagian hidupnya, sebagai pengganti orang yang berarti dalam hidupnya. ketulusan hati ini bukanlah sesuatu yang dibuat-buat tapi tulus. walaupun pada akhirnya akan berujung sama seperti penantian ku, setidaknya ku bisa masuk dan menjadi bagian hidupnya. Menjadi penghibur dalam kesepian dan kesedihannya. Menjadi pembimbing dalam setiap langkahnya. Menunjukkan jalan yang baik agar ia tidak terjatuh didalam lubang jalanan.
wahai gadis tegar yang pernah ku kenal, maukah kau membuka hatimu sedikit?? menerima ku apa adanya untuk menjadi bagian hidupmu? walaupun sulit dan sedikit mustahil, namun ku percaya pada Allah. Suatu kebaikan akan menjadi akhir yang baik. dengan niat yang lurus dan benar, ku yakinkan diriku untuk maju. mencoba memasuki benteng yang sulit untuk dimasuki hingga ku menyerah pada akhir kekuatanku. Demi kasih, kulakukan dan tak pernah meyesal pada akhirnya. sesungguhnya didalam mihrab cintaku selalu berdoa, agar Allah mempertemukan dan mempersatukan ku dengan wanita yang sesuai harapan dan impian ku didunia dan akhirat.
No comments:
Post a Comment