Tuesday, February 22, 2011

catatan dodol - lelaki biasa

Aku bukanlah seorang pujangga
Yang bisa bermain kata-kata
Aku bukanlah seorang penyanyi
Yang memiliki suara emas
Aku bukanlah seorang pelukis
Yang melukis dengan warna yang indah
Aku bukanlah seorang pengacara
Yang bisa memutar balikkan fakta
Tapi aku hanyalah seorang laki-laki biasa
Yang selalu berusaha untuk menjadi terbaik

Aku tak memiliki wajah yang tampan
Seperti seorang actor Hollywood
Aku tak memiliki tubuh yang bagus
Seperti seorang atlet olimpiade
Aku tak memiliki kedudukan
Seperti seorang raja dalam istana
Aku tak memiliki otak yang cerdas
Seperti ilmuan Einstein
Tapi aku hanyalah seorang laki-laki biasa
Yang memiliki perasaan ingin dicinta dan mencintai

Jika waktu bisa dibalikkan
Kan ku kembali kemasa lalu
Ketika awal kita bertemu
Untuk menghapus kisah pertemuan itu
Jika waktu bisa dipercepat
Kan ku atur pertemuan itu
Untuk membuka lembaran baru
Tapi aku hanyalah seorang laki-laki biasa
Yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya

Aku hanyalah seorang laki-laki biasa
Yang dilahirkan dengan segala kesederhanaan
Tidak memiliki sesuatu yang luar biasa
Tidak memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan
Tapi memiliki pencipta yang telah menciptakanku
Pencipta yang sungguh luar biasa dengan segala kesempurnaannya
Dia beri apa yang kubutuhkan
Dia beri apa yang aku inginkan
Tanpa harus meminta kembali dari apa yang telah diberinya
Namun yang  Ia minta hanyalah balasan
Balasan akan cintaNya kepada ku



Aku hanya seorang laki-laki biasa
Yang berusaha untuk memberikan
Apa yang bisa diberi tanpa harus meminta kembali
Namun yang aku minta hanya sebuah penghargaan
Penghargaan akan ketulusan hati ini
Penghargaan akan usaha yang telah ku lakukan
Penghargaan yang bukan terwujud dalam sebuah materi
Tapi penghargaan yang orang lain tak bisa mendapatkannya

Adakah bintang yang ingin menemani
Gelapnya malam seorang laki-laki biasa
Tanpa harus meminta kembali sinarnya
Tanpa harus meminta balasan
Dari apa yang telah ia berikan
Karena aku seorang laki-laki biasa
Yang tak sanggup memberi
Sesuatu yang sulit untuk diberi

Aku hanya seorang laki-laki biasa……..

Saturday, February 12, 2011

catatan dodol - akhir penantian

Penantian....
Kata yang sudah ga' asing lagi buat aku. Penantian yang panjang untuk menunggu sesuatu yang tidak pasti. Tak ada sedikitpun celah untuk memberikan cahaya masuk. Semua gelap, tak tahu apa yang mau diperbuat. Ku rasa sudah cukup lama ku menanti, sudah pecah semua kesabaranku, sudah hilang semangatku untuk sabar menanti. Kini ku telah melupakan semuanya. Mulai detik ini, semua berjalan apa adanya. Mencari sesuatu yang lebih baik dan lebih jelas adanya. Kenangan biarlah menjadi kenangan, memori harian masa lalu pengisi ruang-ruang yang kosong. Kini ku hadir dalam versi terbaruku. Tanpa harus melihat memori itu. Tanpa harus mengenang dan membahas kisah-kisah lama itu. Perjalanan ku masih panjang. Bukan karena dia ku harus terpaku berdiam hingga kesepian yang selalu menemaniku. Semoga menjadi cerita menarik untuk waktu yang akan datang.

Kini ku fokuskan pikiran ini kepada apa yang sudah menjadi kenyataan dalam hidup ini. mencari sesuatu yang lebih nyata dan yang mampu menepis kesepian ini. mengejar cita-cita dan impian yang lainnya. Berharap si gadis tegar yang pernah kukenal sebagai pengisi ruang-ruang kosong ini. ingin menjadi bagian hidupnya, sebagai pengganti orang yang berarti dalam hidupnya. ketulusan hati ini bukanlah sesuatu yang dibuat-buat tapi tulus. walaupun pada akhirnya akan berujung sama seperti penantian ku, setidaknya ku bisa masuk dan menjadi bagian hidupnya. Menjadi penghibur dalam kesepian dan kesedihannya. Menjadi pembimbing dalam setiap langkahnya. Menunjukkan jalan yang baik agar ia tidak terjatuh didalam lubang jalanan. 

wahai gadis tegar yang pernah ku kenal, maukah kau membuka hatimu sedikit?? menerima ku apa adanya untuk menjadi bagian hidupmu? walaupun sulit dan sedikit mustahil, namun ku percaya pada Allah. Suatu kebaikan akan menjadi akhir yang baik. dengan niat yang lurus dan benar, ku yakinkan diriku untuk maju. mencoba memasuki benteng yang sulit untuk dimasuki hingga ku menyerah pada akhir kekuatanku. Demi kasih, kulakukan dan tak pernah meyesal pada akhirnya. sesungguhnya didalam mihrab cintaku selalu berdoa, agar Allah mempertemukan dan mempersatukan ku dengan wanita yang sesuai harapan dan impian ku didunia dan akhirat.

Friday, February 11, 2011

Si gadis tegar yang pernah ku kenal

Waktu terus berjalan seiring perjalanan hidup kita. Saat waktu telah datang, tak ada lagi yang bisa diperbuat kecuali hanya bisa menyambut dengan hati yang tegar. Ketika kita sudah siap maka waktu akan menjadi teman dalam perjalanan kita, namun jika kita tidak siap maka waktu adalah musuh bagi kita. Setiap orang punya warna dalam hidupnya. Warna yang tidak semua orang bisa memilikinya. Hanya kita yang tahu apakah warna itu menarik atau tidak untuk kita. Jika kau pertanyakan warna kesukaan pada seribu orang maka akan terucap seribu jenis warna dari setiap bibir mereka. Itulah hidup teman, kadang membuat kita terbang melihat keindahan dunia ini namun terkadang membuat kita jatuh dari atas tebing yang curam yang dibawahnya terdapat batu yang runcing. Sungguh sakitnya sulit disembuhkan kecuali waktu jualah yang bisa menyembuhkan.

Hari ini ku bertemu seorang gadis mungil. Muka yang imut seperti boneka, bibir yang merah seperti buah delima, dengan paras yang ayu bak bunga mawar merah yang sedang mekar. Sungguh kecantikan yang luar biasa anugerah dari yang Kuasa. Ku kira hidupnya seperti ratu dalam istana, tanpa ada sedikit kekurangan. Namun aku salah mengira. Dibalik senyumnya yang terpancar ternyata ada sedikit kegundahan hati. Kegundahan yang tak seorangpun tahu. Sungguh gadis tegar yang pernah kukenal. Ia berjalan didepanku dan menyapa sambil memberikan ekspresi yang indah bagai mentari pagi yang bersinar, memberikan senyumannya bagai bunga mawar mekar pagi hari, dan menebarkan wangi bagai bunga melati yang harumnya memberikan kesenangan dan kedamaian pada setiap orang. Sungguh engkau gadis yang tegar. Karena waktu jualah yang membuatku merasa ingin mendekati si gadis tegar itu. Ingin melihat dan memahami dirinya lebih dekat lagi seolah-olah ku kan memetik bunga. Ingin memasuki hidupnya dan menjadi penjaga bagi nya ketika ia layu, kekurangan air, kekurangan pupuk, ataupun diganggu oleh serangga-serangga pohon. Sungguh engkau gadis tegar yan pernah kukenal. Hari demi hari kulewati namun waktu tetap saja memberikan ku angan-angan yang sulit untuk kugapai. Waktu berusaha untuk memberikan semangat pada ku agar ku bisa masuk kedalam hidupnya, namun ku pikir itu semua sulit karena si gadis tegar terlalu indah untuk seorang penjaga seperti ku. Tapi siapa yang tahu apa yang terjadi diwaktu yang akan datang. Terkadang waktu terlalu baik sehingga memberikan apa yang kita angan-angan kan. Yang terpenting hanyalah satu, usaha dan kerja keras serta doa pada Allah swt. Karena sang penentu akan selalu melihat hambanya yang berdoa dan berusaha. Keinginanku tulus karena perasaan yang suci, bukan ada maksud untuk bermain didalamnya. Ingin bersamanya mengarungi lautan yang luas, hingga pelabuhan terkahir dapat ditempuh. Wahai gadis tegar yang pernah kukenal.

Bukan lelaki penggoda, bukan lelaki dengan julukan playboy, bukan lelaki yang pemalu dan penakut tapi akulah lelaki yang berusaha menjaga amanah Tuhan ku. Mencari cintaNya dan cintanya hanya untuk kebahagiaan dunia-akhirat. Wahai gadis tegar yang pernah kukenal, dengarkanlah irama dan nyanyian hati ini, sambutlah dengan senyum mu yang indah itu agar ku bisa merasakan kedamaian hidup ini. Wahai gadis tegar yang pernah kukenal, semoga kau tetap bisa tegar walapun nantinya jatuh dari tebing yang lebih tinggi lagi dan batu yang sangat runcing dibawahnya. Biarkanlah aku yang menjadi perawatmu hingga luka itu sembuh. 

wahai gadis tegar yang pernah kukenal....... salam dariku untukmu.

Sunday, February 06, 2011

catatan dodol - sahabat

Ketika selesai shalat subuh, aku membuka laptop dan melihat akun facebook ku. Di bagian home muncul status dari facebooknya ustad arifin. Setelah membaca, aku terinspirasi untuk membuat catatan diblog ini. Status nya itu berbunyi:

"Anda ingin tahu sahabat sejati anda?!.Saat anda susah, saat anda sakit, saat anda perlu, saat anda jatuh miskin atau saat dia lebih kaya, lebih tinggi jabatannya, lebih populer...anda lihat sahabat anda itu tidak berubah sedikitpun, tetap rendah hati bahkan lebih peduli dan tidak henti hentinya mengingatkan anda agar selamat di akhirat kelak, itulah sahabat sholeh anda.Bila tdk, itulah sahabat ada "maunya",sahabatku"

Mencari sahabat sholeh itu bukanlah suatu yang mudah. Mungkin kalo mencari teman mudah tapi mencari seorang sahabat sholeh seperti mencari pecahan permata dihamparan pasir putih. Sangat sulit untuk dicari namun setelah dapat sungguh mendamaikan hati ini. Menurut teman-teman sekalian, seperti apa sih seorang sahabat? Apakah yang selalu nemani teman2 kemanapun pergi? Atau yang selalu membantu dikala susah? Atau yang kerjaannya mengkritik diri kita? Disini aku ingin berbagi sedikit pendapatku tentang seperti apa sahabat dalam hidupku.
Sebelumnya aku ingin menyampaikan bahwa yang terpenting dalam hidupku adalah:
1. Allah swt
2. Nabi Muhammad saw
3. Kedua orang tua
4. Keluarga
5. Sahabat
6. Saudara muslim
dll.

Didalam daftar diatas, mungkin sebagian orang bertanya "apakah pacar tidak masuk kriteria?". Ya, aku tidak memasukkan pacar dalam list ku karena pacar buat ku adalah suatu hubungan yang belum pasti kebenarannya namun telah membuat banyak kerugian didalam menjalankannya. Jadi tidak ada kata pacar dalam hidup ku (insyAllah). Didalam list ku, sahabat menempatka posisi ke-5 setelah keluarga. Sebegitu berartinya sahabat dalam hidupku. Mengapa?? Menurut pendapatku, yang disebut seorang sahabat adalah orang yang hadir dalam kehidupan kita dan mengambil andil dalam menentukan setiap langkah hidup ini. Orang yang selalu ada disaat kita sulit, senang, sedih, terjatuh, dipuncak karir, dan diseluruh kondisi didalam hidup kita. Buat apa sahabat ada? Sahabat ada untuk membagikan sedikit apa yang kita rasakan dan meminta apa yang kita perlukan. Sahabat bisa memberikan kritiknya disetiap kegiatan kita, memberikan nasehat dikala salah, memberikan semangat dikala terjatuh, memberikan selamat dikala sukses, memberikan perhatian dikala kurang terperhatikan dan melengkapi setiap sisi kehidupan kita. Dan yang terpenting adalah sahabat yang selalu mengingatkan kita kepada yang telah menciptakan kita dan melahirka kita kedunia. Jadi carilah sahabat yang bukan sekedar sahabat tapi sahabat yang benar-benar memberikan manfaat serta kebahagian hidup dunia-akhirat.
Aku teringat akan pesan kedua orang tuaku, carilah seorang teman yang bisa membawa kita pada jalan kebenaran. Saat kita jauh dari keluarga dan hidup dinegeri orang, hanya seorang sahabat tempat kita berbagi. Jagalah persahabatan hingga waktu yang memisahkan jaraknya. Saat ini ada beberapa orang yang bisa dibilang sabahat dalam hidupku. Yang selalu mengingatkanku, menasehatiku, menyadarkanku, dan menolongku. Semoga persahabatan kami utuh hingga anak cucu nanti.



Saturday, February 05, 2011

catatan dodol - strawberry penulis note

Hari ini ku membaca note mu. Susunan huruf yang dirangkai menjadi indah, diketik oleh si pemilik tangan yang  halus nan menawan, membuat ku tergoda untuk membacanya. Kata demi kata, kalimat demi kalimat, bait demi bait, paragraf demi paragraf, ku baca tanpa menghiraukan waktu yang berjalan. Sungguh aku terpesona dengan note mu. Aku terpesona dengan lukisan hatimu. Aku terkagum dengan usaha karya mu. Aku terus membaca hingga tanpa kusadari setetes air mata jatuh dari pipi ku. Aku tidak tahu, mengapa perasaanku menjadi seperti ini. Menjadi laki-laki yang cengeng hanya karena sebuah tulisan dari seorang wanita yang telah lama kukenal. Yang ku tangisi bukanlah karena tulisan yang bagus, tapi ku tersadar akan pesan yang disampaikannya. Dia selalu datang disetiap waktu kosong ku, disetiap semangatku yang lagi jatuh, disetiap perasaan ku yang lagi gundah gulana. Kuterus membaca hingga akhirnya ku menyelesaikan kalimat terakhir dari notenya itu. Rasa kagum yang tidak bisa ku ungkapkan dengan beribu-ribu kata. Hanya perasaan ku yang bisa menggambarkan semuanya tanpa harus ada orang yang tahu. 

Setelah membaca notenya, kata pertama yang muncul dalam hati ku adalah "MAAF"... kata maaf yang ditujukan kepada Sang Pencipta. Maaf ya Allah.... terkadang aku melupakan mu hanya karena hal-hal yang tidak penting padahal Engkau adalah zat yang paling utama. Sungguh aku manusia yang rugi. Harus sedih, marah, sakit hati, emosi, bahagia, dan senang hanya karena hal-hal yang kurang berarti dari pada Engkau yang telah menciptakan segalanya. Aku berusaha untuk selalu mencitai-Mu. Berusaha untuk selalu mendapatkan balasan cinta dari-MU. Agar kelak ku mendapatkan tempat dihatimu dan dapat tinggal dalam istana.

Kembali pada cerita tentang seseorang yang membuat note tadi. Tak terbayangkan oleh ku seperti apa hatinya. Hati yang selalu memberikan inspiratif didalam hidupku. Jika ku ikuti keegoisan hati serta nafsu syetan, ingin rasanya ku memiliki seutuhnya dan selamanya. Tapi itu semuanya hanya keinginan iblis yang dititipkan kepada ku. Perasaan tidak bisa berkata, tak satupun orang ada yang tahu seperti apa perasaan ku walaupun ada teman-teman ku yang mengatakan bahwa dia tahu tentang perasaan ku dengan wanita penulis note itu. Tak ada seorang pun yang tahu seberapa dalam perasaan ku padanya. Semua keegoisan ku terpecahkan oleh kata-katanya...
sedikit kutipan darinya: 

"Saya lihat Anda sudah memahami apa itu cinta. Cinta kebanyakan berkata bahwa kepemilikan harus menjadi bagian yang menamatkan kisah cinta. Tapi, cinta sedikit orang (termasuk Anda) bahwa cinta itu tak harus memiliki. Cinta itu adalah senang apabila dia senang, menjadi penghibur di kala ia sedih, termasuk turut senang ketika dia senang dengan orang lain pilihannya...Itu cinta menurut saya dan Kahlil Gibran....:)"

nice saturday,
february, 5th 2011
08.10.